
Pernahkah Anda berpikir, berapa usia Bulan saat ini? Apakah ia seusia Bumi? Atau mungkin lebih muda? Hasil studi terbaru dari batuan Bulan memberi petunjuk bahwa Bulan terbentuk setelah Bumi terbentuk. Kesimpulan ini akan menjadi bahan untuk merevisi sejarah awal Tata Surya, karena pada awalnya diperkirakan Bulan itu terbentuk seiring pembentukan planet.Penelitian terhadap isotop tungsten (wolfram) menghasilkan perubahan usia dari pembentukan Bulan. Diperkirakan, Bulan terbentuk oleh sisa-sisa tabrakan besar pada masa awal Bumi. Menurut para kosmolog, pada awal sejarah pembentukan Tata Surya, Bumi ditabrak oleh objek sebesar Mars. Tabrakan ini menyebabkan potongan yang besar terlontar dari Bumi. Energi tinggi dari tabrakan itu kemudian menyebabkan terjadinya pelelehan di permukaan, dan terbentuklah lautan magma. Dan objek inilah yang kita kenal sebagai Bulan.Hasil isotop tungsten sebelumnya juga menunjukan kalau Bulan mengalami pemadatan dalam waktu 60 juta tahun pertama Tata Surya. Data terbaru dari perbandingan fraksi logam hafnium/tungsten menunjukan konsistensi dengan samarium/neodymium chronometry menunjukan kalau proses pemadatan berlangsung saat tata Surya berusia 50 -150 juta tahun.
Karena itu, Tata Surya dipercaya terbentuk 4,567 milyar tahun lalu, dan Bulan terbentuk 62 juta tahun setelah Tata Surya terbentuk. Waktu 62 juta tahun ini merupakan estimasi terbaik dalam rentang 52 – 152 juta tahun yang diberikan dari hasil pengukuran isotop tungsten (W) pada logam di Bulan.
by: langitselatan.com

Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://astronomi.infogue.com/berapakah_usia_bulan_saat_ini_